-->

8 Alasan HP Android Perlu di Factory Reset Agar Seperti Baru

Factory reset atau dikenal sebagai reset pabrik adalah pengembalian perangkat lunak dari perangkat elektronik ke kondisi sistem awal dan menghapus semua informasi yang telah tersimpan di perangkat. Pengguna android biasanya akan melakukan hal ini jika smartphone miliknya mengalami masalah dan sulit untuk diatasi.

Pengguna ponsel yang melakukan hard reset pada Android memang sering dilakukan oleh kebanyakan orang sebagai jalan keluar untuk mengatasi masalah pada smartphone miliknya. Melakukan hard reset diyakini mampu mengembalikan kinerja ponsel layaknya seperti baru, yaitu lancar dan tidak mudah error.

8 Alasan HP Android Perlu di Factory Reset Agar Seperti Baru

Apakah Anda tahu, apa saja alasan HP android perlu di reset? Sebenarnya banyak sekali penyebab yang membuat Android harus direset. Untuk mengetahui itu semua, kami telah merangkum beberapa tanda-tanda umum yang membuat ponsel perlu di factory reset, simak ulasanya dibawah ini.

1. Sistem Ponsel Menjadi Lemot

Masalah lemot memang seringkali terjadi pada smartphone Android, padahal koneksi internet selalu stabil dan sinyalnya pun bagus. Jika kinerja smartphone sudah terasa berat, nge-leg dan lama membuka aplikasi maka dapat diatasi dengan melakukan factory reset.

2. Terjadi Error Saat Membuka Aplikasi

Tidak terlalu banyak memasang aplikasi pada smartphone, namun kenapa sulit membuka aplikasi dan bahkan terdapat beberapa aplikasi tidak dapat berjalan normal serta tiba-tiba terjadi close ketika sedang dimainkan. Jika hal ini terjadi pada smarthpone android Anda, sebaiknya lakukan factory reset untuk mengembalikan kinerja ponselmu.

3. Koneksi Internet Bermasalah

Terjadinya gangguan koneksi internet adalah hal yang wajar, biasanya itu terjadi karena masalah sinyal yang buruk. Namun, bagaimana jika jaringan internet di daerah Anda tidak terjadi masalah, tetapi hanya ponselmu yang tidak bisa terhubung ke jaringan internet. Untuk mengatasinya, Anda bisa melakukan reset ulang sebelum memutuskan untuk flashing.

4. Koneksi Internet Putus Nyambung

Ketika sedang menonton video di youtube atau membaca sebuah artikel, tiba-tiba koneksi internet Anda putus nyambung. Padahal temen Anda yang sesama pengguna simcard dengan operator sejenis tidak mengalami gangguan internet dan bahkan lancar-lancar saja saat ngeyoutube. Jika masalah semacam ini sering terjadi pada HP android Anda, maka cobalah untuk melakukan reset ulang.

5. Banyak Menu Yang Error

Jika di dapati adanya kejanggalan pada menu ponsel yang error dan tidak bisa menjalankan fungsi secara normal. Misal saat menekan menu pengaturan tidak mau bereaksi dan hal sama juga terjadi pada beberapa menu lainnya. Maka smartphone Anda perlu melakukan factory reset sebelum dilakukan flash firmware.

6. Indikator Persentase Baterai Bermasalah

Sebagian besar samartphone android memiliki fitur persentase baterai, fitur ini berfungsi untuk menunjukan daya baterai yang tersisa. Namun, jika indikator baterai tidak presisi menunjukan status di bar notifikasi maka Anda dapat melakukan reset untuk mengatasi masalah pada sistem pembacaan persentase baterai.


7. Koneksi Wifi Mengalami Error

Menggunakan wifi memang salah satu cara yang banyak orang lakukan untuk menghemat kuota internet dan bahkan jaringan wifi sangat membantu bagi pengguna Android yang tidak memiliki kuota Internet. Tapi pernahkan Anda mengalami masalah pada jaringan wifi di ponsel untuk terkoneksi ke Hotspot namun selalu putus nyambung. Solusi untuk masalah ini adalah dengan melakukan reset ulang agar sistem wifi dapat berfungsi sebagaimana mestinya.

8. Smartphone Restart Sendiri

Kejadian yang pernah dialami oleh penulis yaitu saat ponsel sedang digunakan untuk menonton video di youtube, tiba-tiba ponsel restart sendiri dan bahkan hal ini terjadi berulang kali. Untuk mengatasinya, Anda bisa mencoba untuk melakukan reset ulang untuk memulihkan sistem ponsel yang bermasalah.

Itulah beberapa tanda atau alasan umum smartphone android perlu di reset ulang. Semoga informasi ini bisa bermanfaat untuk Anda.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel